Sejarah dan Makna Cupid Salah Satu Simbol Valentine Terpopuler

Laris Florist – Sudah tahukah Kamu jika banyak hal di dunia ini yang bisa dijadikan sebagai sebuah simbol akan banyak hal tertentu juga. Sebuah benda ataupun makhluk hidup bisa menjadi simbol tertentu disebabkan mempunyai sebuah makna mendalam yang bisa menggambarkan sesuatu. Entah itu perasaan, peristiwa, dan lain sebagainya. Tidak lain ialah juga termasuk di dalamnya Hari Valntine.

Hari Valentine setiap tahunnya selalu diperingati dan juga dirayakan oleh banyak orang yang mempunyai seorang kekasih hampir di seluruh penjuru dunia. Hari Valentine adalah momen yang sangat tepat untuk saling memberikan kasih sayang dengan orang yang dicintai. Bentuk kasih sayang bisa diberikan dengan banyak cara. Entah dengan menghabiskan banyak waktu untuk quality time bersama kekasih, hingga saling memberikan hadiah. Pada umumnya orang akan melakukan keduanya. Karena sangat sayang apabila momen Valentine tidak dimanfaatkan sebaik mungkin. Rasa bahagia yang teramat sangat ketika marayakannya bersama kekasih tentu tidak boleh terlewatkan begitu saja tanpa melakukan apapun.

Karena begitu fenomenal Hari Valentine, sehingga tidak heran apabila banyak sekali orang yang turut merayakannya. Hari Valentine juga disimbolkan dengan beragam hal yang mungkin masih banyak orang yang mengetahuinya. Cupid meruipakan salah satu diantaranya yang paling terkenal dan populer.

Cupid. Hampir semua orang pernah mendengar nama sosok makhluk yang digambarkan menjadi bayi imut bersayap yang terkadang digambarkan vulgar, terkadang ramping. Cupid artinya dewa cinta dan gairah erotis pada mitologi Kuno Romawi, serupa dengan Eros pada mitologi Yunani Kuno. Dia digambarkan menjadi dewa kekanakan yang, tanpa ragu, menyampaikan “berkat” bagi seluruh urusan romantis ketika dia menginginkannya. Begitulah, dia digambarkan bersayap, sebab sayap itu merupakan perlambang kehendak bebas pasangan asmara. Maksudnya, pasangan asmara selalu boleh mengganti pikiran mereka serta terbang menjauh satu sama lain.

Kekuatan Cupid terdapat pada busur dan panah miliknya. waktu dia menembak seseorang menggunakan panahnya, maka orang itu dipenuhi oleh gairah yang tidak mampu mereka kendalikan. Selain hal tersebut, Cupid tidak mempunyai kekuatan atau kebijaksanaan buat mensugesti tindakan-tindakan selanjutnya. Jadi, menurut mitos yang terdapat, dia artinya sosok yang mengatur siasat. Tetapi demikian, terdapat suatu kisah menarik bertajuk Cupid and Psyche. di dalamnya, Cupid adalah tokoh utama serta ia, secara tidak sengaja, terluka oleh panahnya sendiri serta mengalami cinta. Walaupun ia pada umumnya hanya memegang kiprah mungil, seluruh orang memahami perihal dia serta hal yang dilakukannya. Cupid terus terdapat pada seni Romawi kuno, seni Barat Klasik, serta terus populer selama Abad Pertengahan.

Dalam budaya Barat, Cupid sebagai perlambang cinta romantis serta kerap digunakan menjadi ikon buat Hari Valentine. Konsep serta mitos tentang Cupid, dan pula Eros asal Yunani kuno, telah ditafsir ulang pada kesenian serta sastra Romawi kuno. sebab itu, selama masa Renaissance, pencerita mitos begitu saja menggabungkan keduanya. Eros, yang kuasa cinta dan gairah pada mitologi Yunani kuno, adalah salah satu dewa mula-mula yang terdapat sebelum dikotomi perihal gender. menurut sejumlah asal, hanya Gaia (Bumi) serta Chaos yang terdapat mendahuluinya. Jadi, sebelum terdapat kesatuan laki-laki dan perempuan, peran Eros artinya supaya menyebabkan pemisahan entitas-entitas dari diri masing-masing. Eros dilambangkan dengan anak lelaki ramping, anak dari suatu pasangan abadi.

Ciri-ciri pasangan kekal ialah berasal dari sumber kisahnya menurut Natale Conti, seseorang cendekiawan mitologi Renaissance Italia, bangsa Yunani kuno sendiri tidak memastikan orangtuan Eros. Terdapat beberapa pasangan yang mungkin, contohnya Langit dan Bumi, Strife dan Zephye, Malam dan Ether, atau bahkan Afrodit dan Ares. Pada sisi lain, dalam sastra Latin, Cupid hampir selalu dianggap sebagai putra Venus. tapi, berdasarkan Cicero, ada tiga Venus dan tiga Cupid. salah satu Cupid itu ialah putra Diana serta Merkurius. Cupid ke 2 ialah putra Merkurius serta Venus ke dua, sedangkan Cupid ke 3 artinya putra dari Venus ke tiga dan Mars. Salah satu Cupid itu setara dengan Erotes, deretan dewa-dewa yang dihubungkan dengan cinta serta seks. Sedangkan Cupid yg ke 3 itu setara menggunakan Anteros, yang kuasa “bukan cinta”. Dalam tradisi klasik yang lalu, disepakati bahwa orangtua Cupid artinya Venus dan Mars, yang artinya perumpamaan buat Cinta dan Perang. Di samping semua arti serta simbolisme perihal cinta, jatuh cinta, gairah, serta “bukan cinta”, hal paling menarik di Cupid artinya sayap-sayapnya.

Secara semantik, alasan Cupid digambarkan mempunyai sayap ialah sebab pasangan asmara bebas untuk “pergi menjauhi satu sama lain”. Mereka bebas untuk mengganti pikiran mereka. Bukan hanya itu, Cupid digambarkan kekanakan dan tidak pernah ada tampilannya menjadi laki-laki dewasa ialah sebab cinta itu tak wajar. Dia mempunyai sejumlah panah dan obor sebab cinta mampu saja melukai seseorang dan membakar hati. Tafsiran-tafsiran itu disimpulkan oleh Isidore, Uskup di Seville, pada 636 M. Kadang-kadang, Cupid digambarkan menggunakan mata ditutupi sehelai kain. Cupid tak pernah digambarkan sebagai sosok buta, akan tetapi dimaknai menjadi sosok yang berpikiran sempit.

Baca Juga : Lakukan Hal Ini Ketika Merayakan Hari Valentine, Dijamin Pasangan Kamu Akan Melting!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *